![]() |
| Gambar: Makanan yang mengandung mineral penting |
Rabu, 19 Maret 2014
Makanan yang mengandung vitamin C - Semua orang tahu bahwa vitamin C merupakan salah satu nutrisi yang
sangat penting untuk tubuh kita. Bahkan mungkin salah satu vitamin yang paling
penting dari semua, apalagi sudah kita ketahui bahwa vitamin C memiliki sifat
antioksidan. Selain menangkal radikal bebas yang merupakan salah satu penyebab
kanker, vitamin C juga diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh, karena dapat membantu
memproduksi sel darah putih.
Buah Jeruk terkenal merupakan salah satu sumber yang sangat baik dari
vitamin C, dan dengan sekitar 70 mg asam askorbat per buah jeruk berukuran sedang.
Selain buah jeruk ada beberapa jenis buah dan sayuran yang mengandung tinggi
vitamin C yang baik untuk menjaga kesehatan anda. Berikut makanan yang
mengandung vitamin C yang perlu untuk anda ketahui:
- Bah Jambu. Buah jambu merupaan salah satu sumber vitamin C yang sangat baik. Buah jambu biji menyediakan 376 mg Vitamin C perbuah berukuran besar.
- Buah mangga. Buah mangga termasuk kelompok buah batu (drupa) yang berdaging, dengan ukuran dan bentuk yang sangat berbeda-beda, mulai dari bulat (misalnya mangga gedong), bulat telur (gadung, indramayu, arumanis) hingga lonjong memanjang (mangga golek). buah mangga memiliki kandungan vitamin C yang cukup baik walaupun tidak sebanyak buah jeruk.
- Paprika merah. Vitamin C tidak hanya ditemukan dalam buah saja, tetapi dalam sayuran juga. Paprika merah adalah salah satu makanan sumber vitamin C yang sangat bagus. Sayur yang satu ini memang diketahui memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi yaitu 142 mg Vitamin C dalam 1 /2 cangkir.
- Buah Kiwi. 128 mg Vitamin C dalam 2 buah. Hanya satu buah kiwi berukuran kecil memiliki kandungan vitamin C yang sama dengan buah jeruk berukuran besar. Anda membutuhkan setidaknya dua buah kiwi untuk memenuhi asupan vitamin C harian anda.
- Brokoli. Selain paprika sayur yang satu ini juga merupakan sumber vitamin C yang cukup baik. Dalam satu cangkir brokoli setidaknya menyediakan 100 mg Vitamin C.
13 Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin E (Tokoferol)

Sumber makanan yang mengandung vitamin E juga cukup banyak dan bervariasi. Bukan cuma dari jenis kacang-kacangan tapi juga dari sayuran dan buah-buahan. Bahkan umbi-umbian seperti talas juga memiliki kandungan vitamin E cukup tinggi.
Oke, untuk menambah pengetahuan anda mengenai sumber vitamin E, berikut ini kami berikan daftar 13 makanan terbaik yang mengandung vitamin E.
1. Bayam
Banyak orang mengkonsumsi bayam karena kandungan zat besi yang tinggi. Di balik warnanya yang hijau, bayam juga menjadi sumber vitamin E dan antioksidan yang baik. Jadi, jangan ibu hamil saja yang patut memakan bayam, tapi Anda juga. Sayur bayam yang telah dimasak mampu memberikan vitamin E sebanyak 3,5 miligram dalam setiap 100 gram sajiannya.
2. Kacang Almond
Pilihan sumber vitamin E selanjutnya adalah kacang almond. Di antara jenis kacang, almond merupakan sumber kandungan vitamin E tertinggi. Sebuah penelitian menyebutkan, mengkonsumsi satu genggam almond sama dengan melindungi kesehatan jantung. Kacang almond bisa dinikmati mentah maupun dalam bentuk mentega dan susu. Setiap 100 gram almond mengandung setidaknya 26,3 miligram vitamin E.
3. Kacang tanah
Kacang tanah merupakan sumber pangan yang kaya tokoferol, antioksidan vitamin E yang kuat dan mudah larut. Artinya, kacang juga dapat dijadikan pilihan untuk memerangi radikal bebas penyebab kanker.
4. Kacang pinus
Meski agak susah ditemukan, namun ternyata kacang pinus mengandung kadar vitamin E yang cukup tinggi. Ada 9,3 miligram vitamin E yang bisa ditemukan dalam sajian 100 gram kacang pinus.
5. Sawi
Selama ini sawi hanya dijadikan sebagai pelengkap sajian mi. Sayuran hijau berdaun lebar ini juga memiliki kandungan vitamin E yang dibutuhkan tubuh. Baik mentah atau dimasak, sawi tetap memiliki nutrisi baik untuk tubuh.
6. Brokoli
Satu lagi sayuran hijau kaya vitamin E. Brokoli tak hanya baik untuk mencegah kanker, kandungan vitamin A, C, D, dan K membuat sayuran ini menjadi superfood di dunia medis. Selain itu, brokoli juga mengandung kalsium tinggi.
7. Paprika merah
Memiliki aroma pedas seperti cabai, tak berati paprika memiliki sedikit khasiat. Selain vitamin C, paprika juga memiliki kandungan vitamin E dan antioksidan yang kuat. Ada sekitar 30 miligram vitamin E yang bisa Anda dapatkan dari paprika merah sebanyak 100 gram.
8. Bubuk cabai merah
Tak hanya sekadar penambah rasa. Bubuk cabai merah juga dapat dijadikan solusi untuk asupan vitamin E. Mungkin ini menjadi pilihan tepat untuk Anda yang cinta rasa pedas. Seperti paprika, kandungan vitamin E dalam 100 gram bubuk cabai adalah 30 miligram.
9. Biji bunga matahari
Anda bisa menjadikan biji bunga matahari sebagai makanan kecil atau pemanis pada salad dan sup. Pada 100 gram sajiannya, biji bunga matahari mengandung 36,6 miligram vitamin E.
10. Daun kemangi dan oregano
Buah
jeruk ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Manfaat jeruk
diantaranya adalah menurunkan resiko kanker usus besar, sebagai sistem
kekebalan tubuh, membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal
bebas yang menimbulkan tanda-tanda penuaan, membantu mempertahankan
keremajaan kulit meski usia swudah beranjak 50 tahun, membantu mendukung
produksi hemoglobin dan juga membantu menjaga tekanan darah tetap
normal, membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, dan bisa
menurunkan resiko serangan kanker paru-paru.
Buah
apel ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita, diantaranya yaitu
dapat mencegah asma, mengurangi berat badan, mencegah kanker payudara,
mencegah kanker usus, mencegah kanker paru-paru, dapat melindungi
tulang, mencegah kanker hati, menurunkan kadar kolestrol, mengontrol
diabetes, membersihkan dan menyegarkan mulut.
Manfaat
kopi untuk kesehatan ternyata banyak sekali, meskipun terkadang banyak
orang yang beranggapan jika kopi termasuk minuman yang tidak sehat.
Berdasarkan penelitian, kopi mengandung banyak antioksidan yang perlu
diperlukan oleh tubuh agar terhindar dari radikal bebas. Manfaat dari
kopi yaitu mengobati diabetes, mengurangi resiko sroke, mencegah kanker,
mengurangi resiko liver.
3. Bayam
5. Ikan salmon
6. Yoghurt
Bayam
salah satu jenis tanaman sayuran yang memiliki banyak manfaatnya yaitu
seperti dapat menghaluskan kulit, dapat menghambat enzime tirosinase,
mampu memperbaiki kerja insulit, mejaga stamina otot, untuk membangun
tulang dan juga gigi, imput saraf, kinerja jantung, serta pembekuan
darah yang benar. Bayam terdiri dari dua jenis yaitu bayam merah dan
bayam hijau. Secara umum kedua bayam tersebut memiliki kandungan gizi
dan manfaat yang sama.
4. Teh hitam
Teh
hitam juga mempunyai kandungan anti peradangan dan bisa meningkatkan
daya tahan tubuh terhadap penyakit kanker, penyakit diabetes, dan
penyakit jantung.
Ikan
salmon ini sumber dari asam lemak Omega-3 yang terbaik. Manfaat ikan
salmon yaitu dapat memerangi penyakit jantung, menurunkan resiko kanker,
dapat melindungi sendi, memperbaiki mooa dan kognisi serta dapat
mengobati masalah mata seperti mata kering.
Yoghurt
ini sebenarnya salah satu produk susu yang mengandung banyak bakteri
baik. Dan selain itu, yoghurt dengan kultur aktif dapat membantu
mengobati kondisi pencernaan seperti sembelit, diare, intoleransi
laktosa, kanker usus besar, penyakit usus serta mencegah osteoporosis,
dan mengatur tekanan darah.
Makanan Sehat

Makan
merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk melangsungkan hidupnya.
Melalui makanan, manusia mendapatkan kenikmatan berupa rasa kenyang dan
juga makanan bukan hanya sekedar penghilang lapar, tetapi kita harus
makan makanan yang baik untuk tubuh kita. Makanan sehat di dalam Islam
sangatlah penting untuk disimak, hal ini bukan hanya pada persoalan
hukum halal atau haram makanan, tetapi kualitas (bobot kandungan gizi)
dan efek kesehatan makanan terhadap tubuh. Makanan yang memenuhi syarat
kesehatan atau makanan sehat adalah makanan yang higienis ( makanan yang
tidak mengandung penyakit atau zat yang dapat membahayakan kesehatan
kita), bergizi (makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, protein,
mineral, vitamin dalam jumlah yang seimbang sesuai kebutuhan kita), dan
berkecukupan (makanan yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh pada usia dan
kondisi tertentu).
- Sebagai sumber energi
- Sebagai pembangun tubuh
- Sebagai pelindung tubuh
- Menjaga tubuh dari kondisi stres
- Meningkatkan inteligensi
- Memelihara reproduksi
1. Beras Merah
Serat
dan nutrisi beras merah sangat baik sekali untuk penderita diabetes dan
mereka yang ingin terhindar dari penyakit tersebut.
Sayuran ini mempunyai banyak kandungan seperti antioksidan, vit C, K, E,
B, mineral, kalsium, xat besi, kalium, dan beta karoten. Dan oleh
karena itu brokoli bisa mencegah berbagai penyakit diantaranya seperti
penyakit kanker, penyakit kanker, penyakit jantung, penyakit stroke,
tulang keropos, dan penyakit lainnya.
Home
»
Manfaat Tanaman
» 15 Makanan Sehat Berserat Tinggi yang kaya manfaat untuk kesehatan
15 Makanan Sehat Berserat Tinggi yang kaya manfaat untuk kesehatan
Diposkan oleh Kang Guru15 Makanan Sehat Berserat Tinggi yang kaya manfaat untuk kesehatan
Menjaga kesehatan merupakan hal yang mutlak harus kita lakukan. Seperti pepatah mengatakan 'Lebih baik menjegah dari pada mengobati'. Salah satu caranya yaitu mengatur pola makan kita. Sebab sebagian besar penyakit datang dari makanan yang kita konsumsi. Oleh karena itu mengkonsumsi makanan sehat sangat dianjurkan demi meningkatkan kualitas kesehatan kita. Salah satu makanan sehat yang dianjurkan adalah makanan sehat berserat tinggi yang banyak dijumpai disekitar kita.
Apa saja makanan sehat berserat tinggi tersebut?
Sebelum kita membahas mengenai makanan sehat berserat tinggi, ada baiknya sobat baca dulu artikel kami tentang 2 Jenis Serat pada Makanan dan Manfaatnya bagi Kesehatan. Untuk penjelasan secara umum, bahwa serat dalam makanan terdiri dalam dua bentuk yaitu Serat larut air (Soluble Fiber) dan Serat tidak larut air (Insoluble Fiber). Kedua jenis serat ini sangat penting bagi tubuh.
Serat larut air (Soluble Fiber) biasanya ditemukan dari batang tanaman hijau dan buah-buahan. Sedangkan serat tidak larut air bisa ditemukan dalam sekam dari biji-bijian, daun-daunan hijau, dan buah-buahan juga.
Secara umum serat dapat bermanfaat untuk melangsingkan tubuh dan memperlancar buang air besar. Walaupun sebenarnya ada manfaat lain dari serat selain yang telah disebutkan. Anda bisa membacanya disini jika ingin mengetahui Manfaat makanan berserat bagi kesehatan tubuh.
Nah, jika sobat sudah tahu tentang jenis-jenis serat pada makanan, kini saatnya sobat mengetahui makanan apa saja yang memiliki kandungan serat tinggi sehingga sangat baik untuk kita konsumsi. Berikut kami sarikan untuk anda 15 Makanan Sehat Berserat Tinggi yang kaya manfaat untuk kesehatan.
1. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan termasuk tanaman yang kaya akan serat. Serat yang terdapat pada kacang-kacangan termasuk jenis serat larut air. Jika Anda ingin memliki tubuh langsung, silahkan anda masukkan kacang-kacangan dalam menu harian anda.
Menurut ahli gizi, kacang-kacangan dengan serat terbaik adalah jenis kacang hitam dan kacang merah. Per 1 cangkir penyajian anda akan mendapatkan sekitar 15g serat atau lebih. Kacang-kacangan lainnya yang dapat anda konsumsi untuk memenuhi serat harian anda antara lain kacang polong, kacang almond, dan kacang putih.
2. Buah Berry
Buah berry juga termasuk dalam makanan sehat kaya akan serat larut air. Secangkir buah berry (sarpberry, blackberry, elderberry) mengandung 8 hingga 10 gran serat per cangkir penyajian.
3. Buah Apel
Buah apel ternyata juga memiliki kandungan serat yang banyak sekitar 4,4 gram serat per buah ukuran biasa.
Buah ini sebaiknya dimakan bersama dengan kulitnya. Karena di situlah, nutrisi dari apel tersimpan. Serat dalam buah Apel termasuk dalam serat larut air. jadi sangat cocok jika dikonsumsi untuk menunjang diet anda.
4. Buah Alpukat
Makanan berserat yang lain yaitu Alpukat. Alpukat hijau bermanfaat menanggulangi anemia, terapi kecantikan dan membantu regenerasi sel darah merah. Jenis buah ini juga banyak mengandung serat (2,2 gram per 100 gram bahan) sehingga bisa digunakan untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah sembelit.
5. Buah Pir
Buah Pir ternyata juga termasuk makanan berserat. Seperti kebanyakan buah-buahan dengan kulit yang bisa dimakan, pir adalah buah yang paling bergizi dan kaya serat ketika kulit mereka dikonsumsi secara utuh. Sebuah pir mengandung sekitar 5,5 gram serat.
6. Jambu Biji Merah
Makanan berserat yang satu ini mempunyai banyak manfaat. Jambu biji merah cocok digunakan untuk terapi penyembuhan diabetes millitus karena rendah kalori dan glukosa. Jambu biji merah juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan dan antikanker, mengatasi kanker, mengatasi sariawan, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan membersihkan darah. Jambu biji merah mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, dan magnesium. Selain itu, jambu biji merah mengandung serat tinggi dengan kadar 7,3 gram per 100 gram bahan.
7. Nanas
Nanas merupakan makanan berserat dengan banyak manfaat. Kandungan zat gizi dan fitokimia dalam nanas diantaranya vitamin A, vitamin C, mangan, kalsium, magnesium, dan pektin. Selain itu, nanas juga mengandung serat dengan kadar 1 gram per 100 gram bahan.
Pektin dalam nanas berfungsi untuk memperlancar pembuangan tinja dari usus, membantu meredakan panas dalam paru, meredakan batuk, mengatasi ginjal dan saluran kandung kemih, mengatasi sariawan, meredakan demam, mengobati penyakit jantung dan stroke, mengatasi infeksi, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, serta mengatasi gangguan anemia (jika dimasak bersama bahan makanan hewani seperti daging ayam).
Manfaat Makanan Sehat

Manfaat Makanan Sehat untuk tubuh
Manfaat Makanan Sehat bagi tubuh – Makanan sehat adalah makanan yang mengandung unsur keseimbangan gizi yang sempurna yang dibutuhkan tubuh sehingga vitalitas dan kesehatan tubuh tetap terjaga dan prima.
Dengan kesehatan tubuh yang baik maka manfaat makanan sehat pun terasa, aktivitas kita pun akan menjadi lancar dan kita pun akan terlindungi dari berbagai macam penyakit
Seringkali kita kurang menyadari atau tidak peduli bahwa makanan yang kita konsumsi termasuk jenis makanan yang tidak sehat, misalnya makanan instant, tetapi makanan tersebut banyak mengandung garam, kolesterol, lemak, dan penyedap rasa.
Jenis makanan tersebut sebaiknya dibatasi bahkan dihindari. Sebaiknya kita menerapkan pola makan sehat dan bergizi, dengan cara pola makan secara teratur dan tepat waktu.
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan sehat dan Manfaat Makanan Sehat yang dapat Anda pilih untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan mengonsumsinya secara tepat dan seimbang, kondisi tubuh Anda akan prima dan terhindar dari gangguan penyakit.
1. Tiram
Manfaat Tiram mengandung mineral seng (zinc). Penelitian menunjukkan, asupan seng yang rendah berkaitan dengan infertilitas pria. Selain itu, kandungan mineral seng dalam tiram memiliki efek antivirus. Meski penelitian belum dapat menjelaskan prosesnya, mineral seng terbukti berperan besar dalam sistem imun, termasuk dalam penyembuhan luka.
2. Semangka
Manfaat semangka Selain mengandung banyak cairan dan menyegarkan, semangka yang telah matang juga memiliki kandungan antioksidan dan glutathione yang tinggi. Glutathione dikenal dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga dapat memerangi infeksi. Glutathione sendiri ditemukan dalam daging buah semangka yang merah.
3. Kubis
Manfaat kubis juga merupakan salah satu sumber glutathione yang berguna memperkuat sistem kekebalan. Kubis mudah ditemukan di setiap musim dan harganya murah. Cobalah menambahkan beberapa jenis kubis (putih, merah, china) pada sup dan minuman untuk meningkatkan nilai gizi dan sumber antioksidan dalam makanan Anda.
4. Kacang almond
Bila mengalami stres, cobalah segenggam almond untuk mengatasinya. Anda disarankan mengonsumsi 1/4 cangkir almond karena dalam takaran tersebut sudah mengandung 50 persen dari jumlah vitamin E yang dibutuhkan tubuh untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan. Almond juga mengandung riboflavin dan niacin, vitamin B yang dapat membantu Anda bangkit kembali dari dampak stres.
5. Jeruk grapefruit
Kandungan vitamin C dalam grapefruit sangat tinggi dan baik untuk tubuh. Namun, hingga saat ini, riset belum dapat membuktikan bahwa Anda dengan mudah mencukupi kebutuhan vitamin C melalui makanan saja, tanpa suplemen, untuk membantu mengobati flu atau pilek. Meski begitu, jeruk grapefruit dapat menjadi pilihan karena mengandung flavonoid (senyawa kimia alami yang berguna meningkatkan sistem kekebalan tubuh)
6. Wheat germ
Wheat germ adalah bagian inti dari benih gandum yang kaya akan zat gizi. Kandungan yang terdapat di wheat germ di antaranya adalah mineral seng, antioksidan, dan vitamin B; serta vitamin dan mineral penting lainnya. Wheat germ juga mengandung campuran serat, protein, dan beberapa lemak yang baik.
7. Yoghurt rendah lemak
Secangkir yoghurt setiap hari dapat menghindari tubuh Anda dari kedinginan. Carilah label yoghurt yang menuliskan “bakteri hidup dan kultur aktif”. Beberapa peneliti percaya bahwa yoghurt dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Selain itu, studi terbaru tentang vitamin D terbaru telah menemukan hubungan antara kadar vitamin D rendah dan meningkatnya risiko kedinginan dan terkena flu.
8. Bawang putih
Bawang putih mengandung sejumlah antioksidan yang berguna dalam sistem kekebalan tubuh untuk melawan H pylori, bakteri yang menyebabkan bisul dan kanker perut. Tips memasaknya adalah: kupas bawang putih, potong, dan biarkan 15 hingga 20 menit sebelum dimasak untuk mengaktifkan enzim yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh.
9. Bayam
Bayam dikenal sebagai makanan super karena kaya nutrisi. Hal ini karena bayam mengandung folat yang membantu tubuh Anda memproduksi sel baru dan memperbaiki DNA. Bayam juga mengandung serat, antioksidan, seperti vitamin C, dan banyak lagi. Nutrisi bayam paling banyak didapat saat bayam dimakan mentah atau dimasak sebentar.
10. Teh
Teh hijau atau teh hitam sama-sama mengandung polifenol dan flavonoid yang dapat melawan penyakit. Antioksidan yang terkandung dalam kedua jenis teh itu dapat menghancurkan radikal bebas.
11. Ubi jalar
Seperti wortel, ubi jalar juga memiliki beta karoten-antioksidan yang melawan radikal bebas. Ubi jalar juga mengandung vitamin A yang berguna memperlambat proses penuaan dan dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker.
12. Brokoli
Sayuran ini ternyata mengandung zat yang dapat meningkatkan kekebalan dasar tubuh. zat kimia alami dalam brokoli membantu merangsang sistem kekebalan tubuh. Plus, nutrisi yang melindungi tubuh Anda dari kerusakan. Selain itu, brokoli juga memiliki vitamin A, vitamin C, dan glutathione. Tips memasak: Anda dapat menambahkan lauk dengan brokoli yang diberi keju rendah lemak sehingga memperoleh vitamin B dan vitamin D yang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
13. Jamur kancing
Jamur memiliki kandungan mineral selenium dan antioksidan. Berdasarkan penelitian, rendahnya tingkat selenium dalam tubuh dapat meningkatkan risiko terjangkit flu yang lebih parah. Selain itu, kandungan riboflavin dan niacin yang terkandung dalam jamur kancing berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Penelitian terhadap hewan menunjukkan bahwa jamur juga memiliki antivirus, antibakteri, dan efek anti-tumor.
14. Acai berry
acai berry juga menghasilkan antioksidan seperti blueberry. Hanya, kandungan antioksidan acai berry lebih tinggi dan sering disebut anthocyanin. Meskipun acai berry tidak dapat dispesifikkan untuk memerangi penyakit tertentu, antioksidannya dipercaya dapat membantu tubuh Anda melawan penuaan dan penyakit. Acai berry paling sering ditemukkan dalam minuman jus atau smoothie atau yang dikeringkan dan dicampur granula (sereal).
15. Elderberry
Dalam sebuah studi yang dilakukan ditemukan bahwa ramuan yang terbuat dari ekstrak elderberry mampu memblok virus flu. Beberapa studi kecil yang dilakukan pada manusia menunjukkan bahwa bahan ini dapat membantu Anda lebih cepat pulih dari flu. Namun, para ilmuwan mengingatkan bahwa studi lebih lanjut masih diperlukan. Elderberry sendiri kaya antioksidan dan memiliki kemampuan untuk meredakan peradangan.
Langganan:
Postingan (Atom)




